Minggu, 06 Desember 2020

 

 PENTINGNYA MEMBENTUK KONSEP DIRI YANG POSITIF UNTUK MENCEGAH PERILAKU BERISIKO

 

Apa itu konsep diri?

          Menurut Carl Rogers, penemu psikologi humanistik, konsep diri adalah pengetahuan seseorang tentang siapa dirinya, baik tentang kepribadian, kemampuan, dan perilaku. Konsep diri mulai tumbuh pada awal masa kanak-kanak dan terus berkembang sepanjang hidup manusia. Namun, konsep diri berkembang paling intens di masa remaja dan akan memberi landasan hidup remaja ke depannya. Alasannya, di masa remaja lah seseorang mencoba berbagai macam karakter dan peran. Karena itulah, masa remaja merupakan periode kunci bagi konsep diri.

 Apa yang mempengaruhi positif negatifnya konsep diri?

          Konsep diri terdiri dari tiga hal, yaitu pendapat remaja mengenai dirinya (self-image), cara  remaja menghargai dirinya dibandingkan dengan orang lain (self-esteem), dan sosok ideal yang remaja ingin capai (ideal self). Baik buruknya konsep diri akan bergantung pada sukses tidaknya remaja di area yang mereka anggap penting dan pendapat orang tentang dirinya. Penerimaan orang lain dan kesuksesan remaja akan memperkuat konsep diri dan harga dirinya.

          Sebagai contoh, jika remaja tidak memiliki banyak teman namun ukuran kesukesan baginya adalah memiliki banyak teman, maka ia akan mengangap dirinya gagal. Terlebih lagi, jika teman-temannya menganggap dirinya berbeda sehingga tidak pernah mengajaknya berinteraksi. Maka, ia akan memiliki konsep diri yang negatif juga memiliki kepercayaan diri yang rendah. Orang tua yang lebih banyak mengkritik dibandingkan memberi apresiasi juga dapat membuat remaja memiliki konsep diri negatif.

          Penelitian Curran & Hill yang dimuat di Psychological Bulletin tahun 2019 menunjukkan bahwa remaja usia kuliah di AS, Inggris, dan Kanada cenderung semakin perfeksionis, dan terkadang mematok standar yang tidak realistis untuk dirinya sendiri. Ini juga dapat membuat remaja selalu merasa gagal.

          Kondisi seperti ini rentan membuat terjerumus ke dalam perilaku berisiko, apalagi jika lingkungan tidak menyadarkan.

Bagaimana konsep diri yang negatif bisa mendorong terjadinya perilaku berisiko?

         Karena konsep diri berkaitan dengan seberapa baik remaja tersebut mengenal dirinya, maka remaja yang tidak tahu siapa dirinya akan berusaha mencari identitas diri dengan cara mencoba berbagai hal. Jika lingkungan pertemanannya ternyata rentan dengan perilaku berisiko, maka remaja akan lebih mudah terbawa arus mengingat penerimaan dari teman sebaya merupakan hal penting dalam hidupnya. Citra remaja “keren” yang ditunjukkan media juga dapat mendorong remaja mencoba hal berisiko, seperti seks bebas, merokok, narkoba.

          Cobain Deh 4 Cara Ini Biar Kamu Bisa Membentuk Konsep Diri Yang Positif

          Mungkin sekarang kamu sedang merasa “nggak guna” atau kecewa banget sama diri sendiri. Entah karena prestasi di kelas yang gitu-gitu aja atau karena ada kalimat dari orang terdekat yang nyelekit sampai-sampai bikin kecewa. Terkadang merasa kecewa dengan diri sendiri itu normal, tapi kalau kecewanya udah berlebihan, itu yang nggak baik buat perkembanganmu.

          Pikiran-pikiran negatif kayak gitu, kalau terlalu banyak atau sering, bisa mengganggu perkembangan konsep diri yang positif. Padahal, konsep diri yang positif tuh penting banget lho, biar mentalmu tetap sehat dan terus semangat! Nah mumpung masih muda, konsep dirimu harus dibentuk mulai dari sekarang. Biar dari sekarang sampai ke depannya nanti kamu punya konsep diri yang positif.

 

“Eh tapi gimana tuh caranya biar punya konsep diri yang positif?”

Biar nggak bingung, nih Dokter Gen Z punya caranya ~

1. Kamu harus objektif memandang diri

Buat kamu yang masih sering iri sambil bergumam “Ih kok enak ya jadi dia…” harus belajar sedikit lebih objektif lagi memandang diri sendiri. Ingat, setiap orang pasti punya kelebihan dan kekurangan masing-masing. Coba deh kamu merenung sesekali. Pikirkan baik-baik mana yang jadi kelebihanmu, kekuranganmu, potensimu, sampai passionmu. Sadari bahwa diri kamu itu individu yang unik, sehingga kamu nggak perlu banding-bandingin dengan orang lain. Dengan begitu kamu akan melihat dirimu sendiri dengan lebih objektif tanpa merasa berkecil hati.

 

2. Appreciate yourself!

Setelah kamu bisa lebih objektif memandang diri sendiri, sekarang saatnya kamu buat belajar untuk menghargai dirimu sendiri. Caranya gimana? Ya dengan melihat dan fokus pada kelebihan yang kamu punya saat ini. Kamu juga udah berusaha maksimal buat mengembangkan diri. Jadi ya, hargai perjuanganmu itu. Ingat, nggak ada orang lain yang lebih menghargai dirimu selain dirimu sendiri!

 

3. Jangan marah sama diri sendiri

Kamu perlu belajar untuk bertanggung jawab atas pilihanmu. Tapi jangan marah dan kecewa berlebih saat kamu menyadari bahwa pilihanmu itu kurang bijak. Ingat, semua orang pernah keliru. Karena itu jauh lebih penting berusaha memperbaiki kesalahanmu daripada berlarut kecewa dan marah sama diri sendiri. Kamu punya tanggung jawab atas apapun pilihanmu, kalau memang pilihanmu kurang bijak, yaudah cari cara untuk memperbaikinya. Daripada kecewa berlarut-larut dan malah berujung stres… 🙂

 

4. Terus berpikir positif ya

  “Lha kalau aku merasa hidupku sial terus gitu gimana bisa berpikir positif?”

 Bisa, kok. Coba fokus ke hal-hal positif yang bisa disyukuri dalam hidupmu. Kamu kan masih muda dan masih punya banyak potensi untuk dikembangkan. Percaya deh soal itu. Iya sih, kamu sekarang sedang struggle dengan banyak hal, tapi itu normal kok dialami semua orang seusia kita. Jadi ya dibuat enjoy aja. Ingat, sesudah kesulitan pasti muncul kemudahan selama kamu nggak nyerah di tengah jalan dalam mengembangkan potensi dirimu.

Dan yang harus kamu ingat, sedih, kecewa dan berbagai macam emosi negatif itu memang bagian dari kehidupan. Tapi jangan berlarut-larut. Remaja kayak kita masih punya masa depan yang panjang. Jangan sia-siakan masa depanmu dengan kecewa dan sedih berlarut-larut, ya. Tapi, kalau kamu emang merasa nggak bisa menghadapi emosi negatif itu sendirian, coba cari bantuan dari orang-orang yang kamu percaya, atau bantuan profesional dari konselor atau psikolog. Selalu berusaha jadi pribadi yang positif, supaya kita bisa mencintai diri sendiri dan mencapai mimpi-mimpi kita, ya ~

 

Konsep diri positif dapat membuat berpikir bahwa masa depan terlalu berharga untuk melakukan hal-hal berisiko. Untuk sampai ke titik tersebut, sangat membutuhkan bantuan orang tua dan lingkungan sekitar (teman sebaya) termasuk guru di sekolah. Beberapa cara dari situs Mindful ini dapat dilakukan untuk membangun konsep diri yang positif :

 

1. Melakukan aktivitas fisik

 

Kita sebetulnya mulai sadar akan penampilan dan bentuk tubuh. Olahraga, paskibra, menari dapat membuat lebih sehat dan percaya diri.

 

2. Cintai diri sendiri

 

Jangan selalu membandingkan diri dengan orang lain. Sebaliknya, terimalah kekurangan diri, beri apresiasi diri sendiri jika telah berusaha maksimal.

 

3. Fokus pada kelebihan

 

Menemukan minat dan bakat dapat membuat kita memiliki konsep diri yang positif. Lakukan aktivitas yang dapat mengasah minat tersebut.

 

4. Membantu orang lain

 

Membantu orang lain yang tidak dikenal, termasuk aktif dalam gerakan kemanusiaan dan lingkungan, membuat kita merasa memiliki dampak positif di luar diri kita sendiri.

Minggu, 15 November 2020

 

SOSIAL DISTANCING

 

Apa itu Sosial Distancing?

          Social distance atau social distancing adalah sebuah praktek dalam kesehatan masyarakat untuk mencegah orang sakit melakukan kontak dengan orang sehat guna mengurangi peluang penularan penyakit.  Tindakan ini bisa dilakukan dengan cara seperti membatalkan acara kelompok atau menutup ruang publik, serta menghindari keramaian.

          Jadi, Social distancing merupakan strategi kesehatan publik yang direkomendasikan publik untuk mencegah, melacak dan menghambat penyebaran virus.

 

Mengapa sosial distancing itu penting?

          Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona Achmad Yurianto mengumumkan jumlah pasien corona bertambah 130 kasus pada Minggu (29/3/2020). "Ada penambahan kasus baru positif sebanyak 130 orang, sehingga jumlah sekarang menjadi 1.285 (kasus)," kata Yurianto di Graha BNPB, Minggu (29/3/2020). Dari total jumlah kasus tersebut, pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh bertambah lima orang, sehingga total yang sudah dinyatakan negatif Covid-19 sebanyak 64 orang. Sementara sebanyak 114 pasien meninggal dunia. Jumlah itu bertambah 12 pasien dari hari sebelumnya atau Sabtu (28/3/2020).

           Dalam upaya menangani wabah virus Corona yang semakin meluas, pemerintah menganjurkan masyarakat untuk menerapkan social distancing atau pembatasan sosial.

 

Bagaimana pengaruh terhadap mahasiswa?

          Corona yang menjadi Pandemi di Indonesia yang mengakibatkan libur kuliah dadakan oleh beberapa Perguruan Tinggi baik Swasta maupun Negeri kurang lebih selama kurun waktu dua minggu. Tentunya kondisi ini tidak menjadi penghalang bagi Mahasiswa untuk tetap produktif di rumah karena eranya sekarang ada Kuliah Daring. Mungkin ini akan terasa asing di telinga bagi mereka yang sebelumnya memang tidak melaksanakannya. Kuliah Daring ini faktanya menuai beberapa kontroversi hingga sentilan-sentilan rumor.         

          Maraknya video berdurasi singkat yang tak hanya dibuat oleh oknum Mahasiswa saja, melainkan Pelajar tingkat Dasar hingga perguruan tinggi sebagai unjuk rasa tentang Kuliah Daring. Parodi video yang mengandung unsur mulai dari keluhan-keluhan Mahasiswa yang mendapatkan tugas begitu banyak dari Dosennya hingga video yang memiliki isi positive thingking tentang kuliah Daring telah banyak beredar di Media Sosial terutama Instagram. Karena namanya adalah online, sudah pasti sistem perkuliahan ini lebih memberikan keuntungan pada sisi fleksibilitasnya, terutama dari segi waktu serta tempat. Selain itu, sistem perkuliahan ini juga memiliki kelebihan yang lainnya, antara lain:

§   Lebih ringkas dengan tidak banyaknya formalitas di dalam kelas. Pembelajaran juga bisa langsung mengulas pada hal yang tengah dibahas saat itu sehingga waktu pembelajaran bisa menjadi lebih singkat

§   Dengan adanya media chating pada sistem perkuliahan online ini, mahasiswa bisa menjadi lebih fleksibel dalam melakukan tanya jawab

§   Mahasiswa bisa menjadi lebih aktif untuk mencari ilmu secara mandiri

Kekurangan Kuliah Online, antara lain:

§   Kekurangan yang paling tampak adalah diperlukannya beberapa peralatan pendukungnya, dalam hal ini adalah laptop dan internet.

§   Bila peralatan yang dibutuhkan untuk mengakses materi kurang memadai seperti koneksi intenet yang lambat atau bahkan putus, ada kemungkinan mahasiswa untuk mengalami frustasi.

          Salah satu mahasiswa yang mewakili mahasiswa yang lain mengungkapkan bahwa “Pengaruh sosial distancing ini mungkin dari kebanyakan orang menganggap sangat mengganggu apa lagi terhadap orang yang suka sosial atau pekerjaan mereka menyangkut dengan sosial kepada orang lain, tapi dalam pandangan saya sebagai mahasiswa dan tidak terlalu banyak kerjaan yang menuntut untuk bersosialisasi, jadi tidak terlalu berpengaruh, tambahnya kepribadian yang emang dari awalnya tidak terlalu tertarik dengan yang namanya bersosial yang terlalu berlebih, dalam artian terlalu banyak berkumpul dalam waktu yang lama dalam 1 tempat namun harapan saya semoga pandemi ini cepat berakhir supaya bisa beraktivitas dan kuliah seperti biasanya”.

 

Bagaimana penerapan sosial distancing?

            Ketika menerapkan social distancing, seseorang tidak diperkenankan untuk berjabat tangan serta menjaga jarak setidaknya 1 meter saat berinteraksi dengan orang lain, terutama dengan orang yang sedang sakit atau berisiko tinggi menderita COVID-19.

          Selain itu, ada beberapa contoh penerapan social distancing yang umum dilakukan, yaitu:

1.    Bekerja dan ibadah dirumah.

2.    Belajar di rumah secara online bagi siswa sekolah dan mahasiswa.

3.    Jauhi kerumunan.

4.    Minimalisir bersentuhan dan berdekatan dengan oranglain.

5.    Menunda kegiatan massal atau acara yang dihadiri orang banyak, seperti konferensi, seminar, dan rapat, atau melakukannya secara online lewat konferensi video atau teleconference.

6.    Tidak mengunjungi orang yang sedang sakit, melainkan cukup melalui telepon atau video call.

7.    Usahakan berjemur matahari diteras rumah.

8.    Pastikan sirkulasi udara baik sehingga terhindar dari ruangan lembab.

Rabu, 14 Oktober 2020

Sosialisasi Puspaga Bauntung Batuah Kota Banjarmasin

 Halo semua!!!

Pada blog sebelumnya banyak banget kan kegiatan yang diadakan PIK-Ma "BRM" ULM. Nah, kali ini mimin mau ngeshare informasi dan foto kegiatan nih mengenai kegiatan yang diikuti oleh PIK-Ma "BRM" ULM dalam agenda Sosialisasi Puspaga Bauntung Batuah Kota Banjarmasin.










Nah, untuk lebih lengkap lagi mengenai kegiatan internal dan eskternal PIK-Ma "BRM" ULM pantengin terus yaa sosmednya PIK-Ma "BRM ULM. See you....

Selasa, 29 September 2020

HAL YANG BISA LAKUKAN DITENGAH PANDEMI (BULETIN)

Halo GenRengers...

Kali ini mimin mau bagiin buletin dari PIK-Ma "BRM" ULM edisi ke-6 loh. Di edisi kali ini, kita bahas tentang apa aja yang bisa kita lakukan dan bisa kita jadiin ladang usaha sampingan untuk kita semuanyaa. 
Selamat membaca dan semoga di edisi kali ini bermanfaat bagi pembaca. 




Ini lanjutannya yaa....






See you di edisi selanjutnya🧡

Rabu, 09 September 2020

INI YANG AKAN TERJADI KETIKA MERASA INSECURE

Halo GenRengers👋
Aku mau nanya nih, siapa aja sih disini yang pernah merasa insecure? Pasti sebagian besar pernah ngalamin yaa tapi ada juga yang mungkin belum menyadari kalau kalian insecure
  
Untuk yang pernah mengalami atau saat ini mengalami itu hal yang wajar lho, tapi itu akan menjadi tidak wajar kalau kita terlalu mengabaikan dan terlalu mempermasalahkan, yang terpenting jika hal itu terjadi tetaplah menjadi diri sendiri dan jangan sibuk melakukan apa yang dikatakan oranglain. Untuk yang belum menyadari diri kalian insecure, nih aku share apa aja sih tanda-tanda yang terjadi ketika insecure. So, untuk semua yang merasa insecure aku juga ngasih tips cara mengatasi insecure, yuk simak.



Seseorang yang mengalami insecure umumnya tidak menyadari bawah dirinya merasa insecure. Hal ini disebabkan rasa cemas dan takut sangat umum dirasakan oleh siapapun setiap harinya.


1. Merasa rendah diri

        Ketika seseorang mengalami insecure tanda yang paling terlihat adalah merasa rendah diri. sebaiknya kenali dan cintai dirimu sendiri yaa.

2. Mengalami takut berlebih

        Biasanya hal ini dirasakan terhadap hal kecil yang ditakutkan berlebihan. Sebaiknya pikirkan solusi untuk ketakutan yang kamu alami aja yaa daripada memikirkan hal yang berlebih.

3.   Tidak mau keluar zona nyaman

        Seseorang yang memiliki kecemasan dan ketakutan pada tantangan umumnya takut keluar dari zona nyaman. maka dari itu, cobalah untuk keluar dari zona nyaman yaa.

4.Sering membandingkan diri dengan oranglain

        Seseorang dengan kondisi insecure akan lebih merasa kehidupan oranglain lebih baik darinya. untuk mengatasi itu, perlunya banyak mensyukuri apa yang kita punya yaa, karena hal kita punya belum tentu dimilikin oleh orang lain.

So, apa yang dapat dilakukan untuk mengatasi insecure?

1. Selalu tingkatkan rasa percaya diri.
2. Pilih lingkungan dengan suasana yang baik.
3. Perbanyak bersyukur

Itulah hal-hal mengenai insecure yaa. satu pesan dari aku "Kurangi Insecure tapi banyakin bersyukur yaa". Sampai jumpa diblog selanjutnya.