Rabu, 02 Mei 2018

Selamat Hari Pendidikan Nasional


“Ing Ngarsa Sung Tuladha, Ing Madya Mangun Karsa, Tut Wuri Handayani.” Di depan memberi contoh, di tengah memberi semangat, dan di belakang memberi daya kekuatan.
Itulah semboyan seorang pahlawan pendidikan Ki Hajar Dewantara.

Sebuah gagasan yang timbul dari pemikiran tajam dan sarat pengalaman seorang Raden Mas Soewardi Soerjaningrat, atau yang lebih dikenal dengan nama Ki Hadjar Dewantara, saat mendirikan Peguruan Taman Siswa di tahun 1922. Sejarah mencatatkan bahwa Perguruan Taman Siswa menjadi salah satu elemen penting pergerakan kemerdekaan Indonesia, khususnya melalui dunia pendidikan. Gagasan tersebut kemudian dikenal secara luas dan menjadi semboyan yang memberikan arti penting bagi pengajar dalam dunia pendidikan di tanah air.

Hari lahirnya yang jatuh pada tanggal 2 Mei dijadikan Hari Pendidikan Nasional. Hal ini tentu saja bukan tanpa alasan, bila Negara kita menjadikan hari kelahiran Bapak Pendidikan ini sebagai hari besar nasional. Sepak terjang beliau dalam memperjuangkan kemerderdekaan Indonesia melalui jalur pendidikan patut kita hargai dan kita teladani.

Lewat hari pendidikan ini, semoga generasi muda khususnya selalu giat belajar dan memajukan pendidikan di Negeri ini. Sebab generasi muda adalah ujung tombak dan penerus bangsa ini kedepannya. Sosok Ki Hajar Dewantara harus kita jadikan panutan bersama yang mana telah memajukan pendidikan Indonesia ke arah yang lebih baik.

Pusat Informasi dan Konseling Mahasiswa "Bina Remaja Mandiri" Universitas Lambung Mangkurat mengadakan sosialisasi dan Bakti Sosial ke Panti Asuhan dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Sedunia

Hari Kesehatan Dunia dirayakan setiap tahun pada tanggal 7 April dan didukung oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Pada tahun 1948, Organisasi Kesehatan Dunia mengadakan Majelis Kesehatan Dunia Pertama. Majelis ini memutuskan merayakan Hari Kesehatan Dunia pada tanggal 7 April setiap tahunnya mulai 1950. Hari Kesehatan Dunia diselenggarakan untuk memperingati pendirian WHO dan dipandang sebagai kesempatan menarik perhatian dunia untuk menyadari masalah-masalah besar kesehatan global setiap tahunnya.Hari Kesehatan Dunia diakui oleh berbagai pemerintah dan organisasi non-pemerintah dengan kepentingan dalam masalah kesehatan masyarakat, yang juga mengatur kegiatan dan menyoroti dukungan mereka dalam laporan media.

Berkaitan dengan hal tersebutlah, kami organisasi yang bergerak dibidang kesehatan khususnya terkait kesehatan reproduksi remaja merasa sangat tergerak untuk bekerja nyata mewujudkan remaja yang sehat dan terhindar dari yang namanya resiko triad KRR yang mana hal inilah yang menjadi masalah utama yang terjadi dikalangan remaja sekarang ini.

Dalam rangka memperingati hari kesehatan sedunia, pada hari sabtu, 22 April 2018, PIK-Ma "BRM" Unlam mengadakan donasi serta sosialisasi tentang pentingnya menjaga kesehatan reproduksi remaja kepada anak-anak panti asuhan sultan suriansyah (intan sari) yang mana diharapkan lewat acara ini anak remaja sadar akan hak hidup mereka dan hak kesehatan organ reproduksinya sebab organ reproduksi yang sehat tentu berperan penting dalam tumbuh kembang seorang anak hingga dia dewasa dan membina rumah tangga.

Untuk pemberian donasi sendiri PIK-Ma "BRM" Unlam mengucapkan banyak terimakasih kepada berbagai pihak diantaranya teman-teman yang sudah menyisihkan sebagian uang maupun barangnya untuk anak-anak panti asuhan Sultan Suriansyah yang tentu sedikit banyak mampu membantu mereka, tak lupa juga kami mengucapkan terima kasih kepada @alhikmah_hijab (instagram) selaku yang mendukung acara ini, serta berbagai pihak lainnya sehingga dapat terselenggaranya acara ini dengan lancar. Donasi sendiri berupa dana, berbagai alat kebersihan, pakaian layak pakai, serta buku bacaan.




Senin, 09 April 2018

Generasi muda dalam pembangunan Indonesia


Era globalisasi dan tantangan masa depan menuntut generasi muda Indonesia untuk lebih produktif memanfaatkan waktunya. Hal ini dapat mengekspresikan rasa nasionalisme generasi muda dalam mewujudkan kemajuan bangsa. Peran generasi muda dapat diciptakan dengan beberapa kekuatan visi, yaitu pendidikan, inovasi sosial dan ekonomi, teknologi, bahasa asing, dan talenta yang dimiliki.
Sebagai generasi muda, mengenyam pendidikan merupakan visi yang paling penting. Hal ini mungkin terasa klasik, tetapi tetap menjadi investasi yang berpengaruh dalam peningkatkan kualitas sumber daya manusia. Sebagai negara berkembang, Indonesia tentu saja masih memerlukan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (Human Development Index) secara signifikan. Berdasarkan penilaian dari United Nation Development Program (UNDP) pada tahun 2011, Indonesia masih berada di ranking 124 dari 187 negara. Hal ini menunjukkan bahwa pendidikan masih sangat diperlukan dalam hal integritas sumber daya manusia, khususnya untuk membentuk generasi muda yang intelektual, kreatif, berbudaya, berdaya saing, dan berkarakter. Selain itu, pemberdayaan generasi melalui pendidikan juga sejalan dengan salah satu tujuan negara Indonesia, yaitu untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Tidak hanya itu, Indonesia juga merupakan bagian dari negara anggota PBB yang berkomitmen dalam pencetusan program “Education for All”. Hal ini juga berkaitan dengan target Millenium Development Goals tentang pendidikan dasar yang universal di tahun 2015. Untuk mewujudkan hal tersebut, pendidikan dapat diperoleh melalui tingkat formal dan informal. Selain mengenyam pendidikan, generasi muda juga dapat berkontribusi dalam memberdayakan anak-anak yang kurang mampu melalui kegiatan mengajar dengan sukarela, mendirikan perpustakaan, mobil baca, dan lain-lain yang secara otomatis berperan penting dalam mewariskan estafet pendidikan bangsa.
Visi penting selanjutnya adalah menciptakan inovasi sosial dan ekonomi. Generasi muda sebagai agen perubahan (agent of change) sudah seharusnya mengekspresikan potensi kepemimpinan diri yang dapat dimulai dari lingkungan atau minat masing-masing. Hal ini dapat dilakukan melalui kegiatan sukarela seperti pada poin pendidikan sebelumnya, mengikuti lokakarya (workshop), membangun komunitas, melakukan promosi kesehatan, mencari peluang kewirausahaan, dan mengikuti internship.
Visi penting yang ketiga adalah dalam hal teknologi. Dengan memanfaatkan kemajuan teknologi saat ini, generasi muda memperoleh berbagai kemudahan dalam meningkatkan kualitas diri untuk menghadapi tantangan masa depan. Misalnya, memperluas wawasan, memperluas pergaulan melalui sosial media, dan memanfaatkan sosial media sebagai media pergerakan sosial untuk mengundang, menginspirasi dan saling bertukar informasi, serta berbagai keuntungan lainnya dari kemewahan dunia teknologi saat ini.
Visi penting lainnya yang harus dimiliki generasi muda Indonesia adalah melengkapi diri dengan bahasa asing. Seperti yang kita ketahui, bahasa asing merupakan media yang paling efektif dalam proses komunikasi atau interaksi dengan orang-orang dari segala penjuru dunia. Secara otomatis, generasi muda harus melengkapi diri dengan bahasa asing yang sangat bermanfaat dalam segala aspek kehidupan. Misalnya, untuk mendapatkan informasi yang up-to-date yang kebanyakan dalam bahasa Inggris sebagai bahasa internasional dan bahasa pertama yang digunakan internet, mengoperasikan perangkat teknologi, terlibat dalam pergaulan internasional, serta hal lainnya yang bisa didapatkan dengan menguasai bahasa asing.
Visi penting yang terakhir adalah talenta itu sendiri. Pemanfaatan talenta dengan tepat dapat menjadi kekuatan bagi generasi muda dalam berkarya dan menghadapi tantangan masa depan dimana diperlukan momen-momen yang dapat mengasah hal tersebut. Seperti yang dipaparkan oleh John C. Maxwell dalam bukunya Talent is Never Enough bahwa orang yang memiliki talenta tanpa berfokus pada bidangnya tersebut maka tidak akan dapat meningkatkan prestasi; dan memiliki talenta tanpa berlatih maka tidak akan mencapai kesempurnaan dalam karyanya. Sehingga, generasi muda Indonesia harus meyakini dan mewujudkan visi dalam talenta unik masing-masing yang menjadi kelebihan tersendiri pada dirinya. Talenta ini dapat diekspresikan dengan berbagai persiapan diri yang baik, latihan yang teratur, keberanian dalam melakukan sesuatu yang baru, perhitungan resiko yang cermat, karakter yang tangguh, dan pengembangan diri yang terus-menerus, serta tidak mudah menyerah.
Pada akhirnya, kekuatan visi dalam pendidikan, inovasi sosial dan ekonomi, teknologi, bahasa asing, dan talenta tersebut dapat memberikan akselerasi kemajuan bangsa, khususnya untuk generasi muda Indonesia dalam menghadapi tantangan masa depan. Sehingga, generasi muda sudah seharusnya mewujudkan visi-visi tersebut segiat-giatnya untuk meningkatkan keunggulan diri agar menjadi generasi yang intelektual, kreatif, berbudaya, berdaya saing, dan berkarakter. Dengan hal tersebut, Indonesia tidak hanya mendapatkan akselerasi kemajuan bangsa, tetapi juga akselerasi ekonomi yang dinamis dengan memiliki generasi muda yang dapat menyesuaikan diri dengan era globalisasi dan mempersiapkan diri dengan tantangan masa depan.


Minggu, 25 Maret 2018

            Remaja dan Bonus Demografi





Salam Genre 👌👌👌

     Jumlah penduduk remaja di Indonesia yang mencapai hampir 30% dari total penduduk merupakan aset bangsa dalam menghadapi bonus demografi yang mungkin didapatkan oleh bangsa Indonesia pada 1-3
dekade mendatang. Meskipun bonus demografi bagaikan pedang bermata dua karena apabila remaja sebagai
calon penduduk usia produktif justru tidak memiliki kemampuan dan keterampilan (skills) yang tidak memadai
maka hanya akan menambah beban tanggungan negara saja. Berkaitan dengan hal tersebut pemerintah mengadakan Program
GenRe yang bertujuan untuk menjadikan Tegar Remaja, yaitu remaja yang berperilaku sehat, terhindar dari resiko
Triad KRR, menunda usia perkawinan, mempunyai perencanaan kehidupan berkeluarga untuk mewujudkan
Keluarga Kecil Bahagia Sejahtera serta menjadi contoh, model, idola dan suber informasi bagi teman sebayanya.
Program GenRe BKKBN bagi remaja/mahasiswa dan juga keluarganya diharapkan mampu ikut andil dalam
mempersiapkan remaja menjadi Sumber Daya Manusia yang unggul dan mandiri. Mendidik remaja sehat dan
berkualitas berarti mempersiapkan masa depan bangsa yang berkualitas. Remaja berkualitas adalah peluang
bagi tercapainya bonus demografi yang sudah didepan mata.
     Momentum ini harus dipersiapkan secara maksimal sehingga Indonesia bisa memanfaatkan peluang yang hanya terjadi sekali saja. Oleh karena
itu perlu ada upaya yang kuat dari seluruh pihak terutama dalam meningkatkan kualitas Sumber
Daya Manusia (SDM) sehingga Indonesia akan memiliki tenaga kerja yang berkompetensi dan
memiliki daya saing tinggi. Bisa dibayangkan apabila remaja yang sekarang tidak dipersiapkan
baik dari segi pendidikan dan keterampilannya maka dapat dipastikan kondisi Indonesia akan
semakin terpuruk dalam kemiskinan karena generasi muda yang tidak produktif dan hanya
menjadi beban negara.

Acara workshop Bersama PIK-Ma "BRM" Unlam


Salam Genre 👌👌👌

     Telah usai kegiatan pembuatan acara anggota muda yaitu acara Workshop bersama PIK-Ma "BRM" Unlam yang bertemakan "change yourself to be an excellent personal" pada hari sabtu, 24 maret 2018 di gedung serba guna Universitas Lambung Mangkurat dimana kegiatan acara ini diisi oleh pemateri yang berkompeten dibidangnya yaitu dr. Akhmad Fadly Noor, seorang dokter ahli neuropsikologi dan telah menjadi motivator di berbagai institusi dan instansi, serta berbicara dilebih dari 10.000 orang diberbagai wilayah Indonesia.
     Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan dan kualitas diri para peserta, dimana peserta diberikan materi dan praktek secara langsung mengenai cara-cara dan penyebab-penyebab serta solusi berbagai masalah yang terjadi pada dirinya seperti mudah emosi, keras kepala, egois dan sebagainya. Yang mana masalah tersebut tentu menghambat peningkatan kualitas diri seseorang. Disini peserta dilatih langsung mengenai bagian-bagian otaknya yang mengontrol segala tingkah laku seseorang agar tahu cara mengaturnya dan mampu bertindak lebih baik kedepannya.
     Ketika sesi praktek, peserta semuanya diminta untuk praktek yaitu mematahkan 2 pensil yang berbeda dengan satu jari yang mana bertujuan untuk tahu bagaimana kepercayaan diri seseorang dalam mematahkan pensil yang berbeda dan disini pengaruh kata-kata dari orang lain ikut berperan dalam tingkat kepercayaan diri. Apakah dia percaya kepada ucapan seseorang yang dia sendiri pun belum mempraktekannya sendiri atau dia percaya pada kemampuannya bahwa dia bisa melakukannya. Banyak dari peserta masih takut untuk melakukannya, namun setelah diberikan materi oleh dr. Padly, para peserta mulai banyak yang berani mematahkan pensil dengan satu jarinya.
     Acara ini dapat terselenggara dengan baik atas dukungan berbagai pihak, diantaranya sponsor-sponsor yang memberikan bantuan, baik berupa materi maupun barang. Sponsor pada acara ini diantaranya ada PT. Adaro Indonesia, PT Adhi Karya, Wardah kosmetik, RRI Banjarmasin dan juga Banjar TV.
    Kedepannya, kami sebagai organisasi yang bergerak pada permasalahan-permasalahan yang terjadi di kalangan remaja semoga mampu menghadirkan acara yang lebih baik dan lebih besar lagi, terlepas dari kekurangan yang ada kami berterima kasih kepada berbagai pihak atas kerjasama dan bantuannya sehingga acara workshop bersama PIK-Ma "BRM" Unlam terselenggara dengan baik.
Salam genre 👌👌👌

Kamis, 22 Februari 2018

peran organisasi kampus




mahasiswa itu dapat digolongkan kedalam dua kelompok, yaitu mahasiswa yang apatis dan mahasiswa aktif terhadap organisasi kampus. Mahasiswa yang apatis terhadap organisasi kampus merupakan mahasiswa yang aktif terhadap perkuliahan saja, segala sesuatu diukur dari pencapaian kredit semester dan indeks prestasi kumulatif yang tinggi dan dapat meraih gelar sarjana secepatnya . Sedangkan mahasiswa aktif adalah mahasiswa yang aktif dalam berbagai organisasi kemahasiswaan dikampus, yang sering disebut dengan “aktivis kampus”.
Kedua jenis mahasiswa ini memiliki perbedaan yang kontras saat memasuki dunia kerja, mahasiswa aktifis cenderung lebih mudah bersosialisasi dibanding mahasiswa apatis terhadap organisasi mahasiswa. Dalam berorganisasi kita dilatih untuk bisa bersosialisasi dengan orang lain, selain itu dengan bergabung di organisasi kemahasiswaan kita dilatih juga untuk menyusun strategi dan bisa memanage waktu, diri sendiri dan orang lain. Jadi organisasi mahasiswa penting sekali karena dapat karakter diri seseorang untuk menjadi mahasiswa yang produktif.
Dibalik sisi positif tersebut sering juga kita mendengar sentiment tidak bagus terhadap mahasiswa yang aktif di organisasi, seperti aktifis itu identik dengan gelar ‘M.A’ alias Mahasiswa Abadi, dan tidak jarang aktifis tersebut rawan drop-out karena lebih sibuk di organisasi dibandingkan dengan perkuliahan. Inilah sebagian kecil pandangan banyak orang pada sebuah organisasi mahasiswa. Untuk lebih mengetahui bagaimana organisasi mahasiswa yang sebenarnya ada baiknya mencoba sendiri bergabung didalamnya dan berpartisipasi sebagai anggota organisasi tersebut, baru setelah itu kita bisa menilai baik buruknya sebuah organisasi dan seorang aktifis kampus itu.Kita sering mendengar istilah bahwa mahasiswa adalah “The agent of change”, hal itu benar adanya karena sama-sama kita saksikan banyak perubahan yang terjadi karena peran mahasiswa.
Di kampus sendiri organisasi mahasiswa ini berperan sangat penting. Organisasi merupakan sarana untuk menyalurkan aspirasi mahasiswa pada petinggi-petinggi kampus seperti rektor, dekan, dosen dan sebagainya. Tidak selamanya keputusan yang di buat oleh petinggi kampus dapat diterima begitu saja oleh mahasiswa. Jadi sebagai sarana untuk menyalurkan aspirasi tersebut melalui organisasi inilah disampaikan. Coba saja bayangkan tanpa ada organisasi mungkin kebijakan apapun yang dikeluarkan pihak atasan mahasiswa akan ‘nrimo’ saja. Karena mereka tidak ada sarana untuk menyampaikan pendapat mereka. Sangat banyak kita saksikan perubahan yang dilakukan oleh mahasiswa yang bergabung di organisasi mahasiswa. Misalnya dari BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) sebagai media bagi mahasiswa untuk menyampaikan keluhan tentang mahalnya biaya kuliah, minimnya fasilitas kampus yang tidak seimbang dengan kenaikan biaya kuliah dan lain sebagainya. Dalam forum yang formal nanti perwakilan dari BEM ini akan menyampaikan keluhan mahasiswa ini kepada pihak rektorat contohnya. Nah, dari situ pihak rektorat dapat mengevaluasi kebijakan-kebijakan yang membebani mahasiswa. Maka dari itu pihak rektorat akan melakukan fungsicontrolling-nya. Tidak hanya BEM, organisasi kehamahasiswaan lainnya baik organisasi internal maupun organisasi eksternal kampus, juga bisa langsung menyampaikan aspirasinya, seperti yang sama-sama kita saksikan contohnya melakukan aksi damai menuntut kenaikan biaya kuliah. Memang realita yang kita saksikan tidak jarang aksi yang awalnya damai berujung dengan kericuhan karena pihak kampus mungkin tidak merespon kasi mereka. Namun itu hanyalah sebagian kecil dari contoh peran penting organisasi mahasiswa dikampus. Tidak dapat kita pungkiri keberadaan organisasi kemahasiswaan sangat lah penting di kampus sebagai fasilitator dan mediator antara mahasiswa dengan petinggi-petinggi kampus.
Organisasi kampus sangat berperan dalam pembekalan untuk melanjutkan study ke luar negeri. Karena salah satu syarat yang biasa diminta untuk mendapatkan beasiswa pendidikan keluar negeri adalah dari karya ilmiah dan penelitianyang pernah kita lakukan. Hal ini bisa kita asah dari berorganisasi. Berkaitan dengan pentingnya sebuah organisasi tersebut maka pada tanggal 18 februari 2018 kembali dilakukan Pelantikan Akbar Keluarga  Mahasiswa 18 Ormawa Universitas Lambung Mangkurat dengan tema
Tema "Bersinergi Membangun Pergerakan Organisasi menuju ULM yang Berdaya Saing". Dengan dilantiknya kepengurusan ormawa yang baru tersebut diharapkan mampu mengoptimalkan peran organisasi dalam bersinergi bersama dilingkungan kampus Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin, Kalimantan Selatan

Minggu, 11 Februari 2018


👌PIK-Ma "BRM" Unlam proudly present👇

Assalamualaikum Warrahmatullahiwabarakatuh
*DAFTARKAN SEGERA* one day workshop**self confidence**
Orang yang sukses adalah bertemunya kemauan dan kesempatan!!! Dan ini....adalah kesempatan kamu..untuk semua profesi..ikuti one day workshop..potensi pengembangan diri dengan tema ..*“CHANGE YOURSELF TO BE AN EXCELLENT PERSONAL”*

Saya sangat percaya bahwa setiap manusia memilik potensi yg hebat dalam dirinya. Namun seringkali potensi itu terhambat oleh pola pikir yg tidak mendukung berupa kata-kata dan perilaku negatif yg diterima dimasalalu dan tanpa sadar diyakini sebagai kebenaran.

Apa saja sih *KEUNTUNGAN* dan *MANFAAT* yang didapatkan?
Investasi kamu kami kembalikan dalam bentuk
- Rasa percaya diri yang meningkat
- Mengenali potensi dalam diri
- Confident in public speaking
- Menghilangkan  ~mental block

Wah sangat menarik ya👏
🔜Kalau bukan sekarang, kapan lagi ??? Segera daftarkan dirimu dan ajak teman, sahabat, rekan, atau keluarga untuk mengikuti acara ini.

📝 Catet tanggal pentingnya :
📆 Hari/Tanggal : Sabtu, 24 Maret 2018
⏰ Waktu : 08.00 WITA - Selesai
🏠 Tempat : Gedung Serbaguna ULM (GSG ULM)

👨‍💼Narasumber : dr. Akhmad Fadly Noor, C.Ht, M.NLP (Dokter, Motivator, Inspirator, dan Ahli Neoropsikologi)

📌Pendaftaran
HTM
✅Rp.50 K (Mahasiswa/pelajar)
✅Rp.75 K (Dosen/guru/umum)
📆Tanggal Pendaftaran : 11 Feb 2018 - 21 Maret 2018

Pendaftaran hubungi
📲Alfani : 085820364596 (WA)
📲Nada  : 081381731498 (WA)
📲Riski   : 082174625303 (WA)

📌Fasilitas:
📄Sertifikat
🍟Snack
🍛Makan Siang
📖Ilmu Bermanfaat
🎁Doorprize

📌SO..... JANGAN SAMPAI LEWATKAN PELUANG INI JIKA ANDA INGIN MENCAPAI KEBERHASILAN

📌Ayo daftar sekarang!!!!
KOUTA TERBATAS