Sabtu, 27 Oktober 2018

Penyerahan Simbolis Slayer Panitia Diklat angkatan X kepada Panitia diklat angkatan ke XI






Salam Genre πŸ‘ŒπŸ‘ŒπŸ‘Œ


       Tak terasa, waktu begitu cepat berlalu. Dimulai ketika kawan-kawan memasuki UKM-U PIK-Ma "BRM" Unlam. Melalui yang namanya calang dan anggota muda, dan sekarang setelah satu tahun berlalu dan dilantik menjadi anggota penuh yang baru dan tentu pergantian kepanitian kini dilanjutkan. Tepatnya pada hari minggu, 21 Oktober 2018 malam hari, kepanitiaan diklat angkatan ke X resmi dibubarkan dan dibentuk kepanitian diklat baru angkatan ke XI dari M. Yahya Ramadhan sebagai ayah diklat digantikan oleh Riski Ansari dikepanitiaan selanjutnya. Tentu admin mengucapkan banyak sekali terimakasih atas kepanitiaan yang telah lalu yang bersusah payah membimbing anggota muda dalam berbagai kegiatan dan tahapan untuk menjadi anggota penuh. Mulai dari diklat mempersiapkan segala sesuatu dengan matang seperti transportasi, tempat diklat dan konsumsi. Lalu dilanjutkan dengan Penyegaran lapangan, studi kasus, penulisan akhir dan pelantikan. Kedepannya harapan admin kepanitiaan yang baru dapat juga bekerja dan melanjutkan kepanitiaan diklat ke XI dengan baik sehingga Organisasi PIK yang kita cintai ini akan terus berjalan dan berproses. Terimakasih atas kunjungan para pembaca yang berkunjung, nantikan update admin selanjutnya yaaa dadah.....

Selasa, 09 Oktober 2018

MOMEN PERGARA 2018















Salam Genre πŸ‘ŒπŸ‘ŒπŸ‘Œ

Usai sudah acara Perkemahan Tegar Remaja tahun 2018 dengan Tema "mewujudkan remaja yang berkarakter dan berdaya saing menuju generasi emas" yang diadakan oleh Pusat Informasi dan Konseling Mahasiswa "Bina Remaja Mandiri" Universitas Lambung Mangkurat. Acara ini diselenggarakan di belakang lapangan perpustakaan pusat ULM dari tanggal 28 September - 30 september 2018 dengan diikuti berbagai sekolah diantaranya :
SMA GIBS
SMAN 1 Mataraman
SMAN 4 Banjarmasin
SMAN 1 Alalak
SMK Farmasi Al-Furqon
Dari 5 sekolah tersebut tiap sekolah mengirim 2 tim, 1 tim cowok dan 1 tim cewek. 

Dalam Pergara 2018 ini berbagai kegiatan-kegiatan positif dan menarik diadakan diantaranya lomba debat, lomba penyuluhan, lomba wide game, pentas seni, dan video kreatif. Diharapkan dengan berbagai kegiatan tersebut remaja mampu memiliki jiwa yang sportif, kerjasama yang baik, dan berpikir kreatif sehingga sesuai dengan tujuan yang diharapkan yaitu mencetak generasi emas Indonesia. Dari lomba-lomba yang ada tersebut, yang menjadi juara Umum Pergara 2018 berhasil diraih oleh SMA GIBS mengalahkan juara tahun lalu yaitu SMK Farmasi Al-Furqon. SMA GIBS memborong di cabang lomba Penyuluhan sebagai juara 2 dan 3 tim putri, kemudian juara 1 dan 2 lomba debat tim putri dan putra. Disusul SMAN 1 Mataraman dengan perolehan 2 piala di cabang lomba penyuluhan sebagai juara 1, tim putri, Lalu juara 1 wide game tim putri. Sisanya dimenangkan masing-masing 1 piala dari SMK Farmasi Al-Furqon, SMAN 4 BJM dan SMAN 1 Alalak. 

Tak lupa pula mimin mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada berbagai pihak yang telah membantu terselenggaranya acara ini sehingga dapat berjalan dengan lancar dan baik. Terimakasih kepada panitia Pergara 2018, kepada Dewan juri berbagai lomba seperti ka kartika selaku DPO PIK, ka iwan Selaku DPO PIK, ka dani selaku Kasubid BKKBN Kalsel, kak rian Duta Genre tahun 2017, ka tio DPO PIK, ka buchori DPO dan Ketua PKBI. Terimakasih juga kepada para sponsor yang sangat membantu sekali dalam kesuksesan acara ini diantaranya :
PT. Adaro Indonesai 
PT. Amanah
Bank Kalsel

Harapan mimin, semoga Pergara tahun depan lebih meriah dan lebih baik lagi 
See you dan sampai jumpa di Pergara tahun 2019 😘😘😘




Rabu, 19 September 2018

Remaja dan Seks Bebas




Permasalah seks bebas pada remaja adalah permasalahan yang serius dan segera perlu diatasi agar tidak menyebabkan generasi penerus bangsa yang tidak ber-Pancasila. Remaja adalah calon generasi penerus bangsa yang memegang kunci masa depan bangsa ini. Berdasarkan data dan kasus yang terjadi, maka masalah yang perlu kita bahas adalah refleksi tentang penyebab, dampak, dan solusi untuk menangani maraknya budaya seks bebas di era globalisasi ini.

Penyebab Munculnya Budaya Seks Bebas

Awal mula seorang remaja terjerumus untuk melakukan seks bebas tidak mungkin langsung begitu saja terjadi. Pasti ada hal yang menyebabkan mereka ingin melakukan hal tersebut. Berikut adalah faktor-faktor yang menyebabkan remaja melakukan seks
bebas :

1. Kekuatan iman yang memudar
Kehidupan beragama yang baik dan benar ditandai dengan pengertian, pemahaman dan ketaatan dalam menjalankan ajaran-ajaran agama dengan baik tanpa dipengaruhi oleh situasi kondisi apapun. Seseorang dapat melakukan seks bebas karna kurangnya keimanan dalam dirinya. Oleh sebab itu sejak dini para remaja dan mahasiswa harus meningkatkan pengetahuan tentang agamanya sendiri, karna agama adalah fondasi bagi hidup kita. Jika pengetahuan tentang agama saja kurang, apalagi pengetahuan diluar agama tentu sangat kurang.

2. Kurangnya perhatian orang tua.
Orang tua sangat berperan penting dalam kehidupan seorang anak karena perhatian orang tua sangat diperlukan oleh seseorang karna orang tualah yang paling dekat dengan anak. Apabila orang tua kurang memberi pengarahan serta pengetahuan maka seorang anak akan mudah terjerumus dalam hal – hal yang buruk. Tetapi ada juga anak yang memang memiliki kepribadian buruk, walaupun orang tuanya sudah memberikan perhatian yang cukup serta pengarahan yang cukup pula, anak yang tergolong memiliki keprobadian buruk akan senantiasa tidak mendengarkan perkataan orang tuanya. Hal tersebut akan meninggalan penyesalan pada akhir perbuatannya

3. Rasa ingin tahu
Pada usia remaja keingintahuannya begitu besar terhadap seks, apalagi jika teman-temannya mengatakan bahwa sensasi seks terasa di awang – awang , ditambah lagi adanya infomasi yang tidak terbatas masuknya, maka rasa penasaran tersebut semakin mendorong mereka untuk lebih jauh lagi melakukan berbagai macam percobaan yang tanpa mereka sadari bahwa percobaan tersebut berbahaya.

4. Tontonan tidak mendidik
Di era globalisasi ini, banyak sekali tontonan yang sangat merusak melalui perantara internet maupun televisi. Tontonan yang baik menghasilkan perilaku yang baik dan tontonan yang buruk menghasilkan perilaku yang buruk. Di era ini, banyak sekali tontonan “panas” yang menjadi asupan remaja. Hal ini sangat mendorong remaja untuk menirukan apa yang mereka lihat karena keingintahuan mereka yang
sangat besar.

5. Rendahnya pengetahuan tentang bahaya seks bebas.
Bagi mereka yang pernah merasakan seksualitas, seks bebas adalah suatu hal yang wajar bagi pergaulan mereka. Faktor pengetahuan yang minim ditambah rasa ingin tahu yang tinggi, kurangnya pengetahuan akan dampak dan akibat akan hal yang akan dilakukan dapat memudahkan untuk terjerumus ke dalam hal-hal yang negatif.

6. Salah bergaul
Teman merupakan orang yang sangat berpengaruh bagi para remaja. Apabila seorang remaja sudah salah dalam memilih teman maka akibatnya akan fatal. Memilih teman berarti memilih masa depan, maka siapapun yang ingin masa depannya cerah ditengah bekapan arus globalisasi, serta luas ilmu dan wawasannya, maka ia harus pandai dalam memilih teman.
Ada banyak sebab remaja melakukan pergaulan bebas. Penyebab tiap remaja mungkin berbeda tetapi semuanya berakar dari penyebab utama yaitu kurangnya pegangan hidup remaja dalam hal keyakinan atau agama dan ketidakstabilan emosi remaja. Hal tersebut menyebabkan perilaku yang tidak terkendali. Namun hal yang terpenting adalah memperkuat iman setiap remaja. Karena jikalau iman remaja tersebut kuat, untuk melakukan hal yang dianggapnya menyimpang pun takkan dilakukan.

Dampak Negatif Budaya Seks Bebas

Budaya Seks bebas lebih banyak menimbulkan dampak negatif bagi kehidupan dan martabat kaum remaja atau dewasa yang melakukannya. Dampak negatif tersebut adalah:

1. Hilangnya harga diri
Hilangnya kehormatan dan jatuh martabatnya baik di hadapan Tuhan maupun sesama manusia serta merusak masa depannya, dan meninggalkan memori buruk yang berkepanjangan bukan saja kepada pelakunya bahkan kepada seluruh keluarganya. Kehormatan sangat penting bagi setiap manusia, terutama pada wanita. Jika kehormatan tersebut sudah hilang maka akan jelas terlihat perbedaannya dengan wanita yang masih menjaganya.

2. Prestasi menurun
Apabila seorang remaja sudah melakukan seks bebas, maka pikirannya akan selalu tertuju pada hal negatif tersebut. Rasa ingin mengulanginya selalu ada, sehingga tingkat kefokusannya dalam mengikuti proses belajar akan menurun. Malas belajar, malas mengerjakan tugas dan lain sebagainya dapat menurunkan prestasi remaja tersebut.

3. Hamil di Luar Nikah
Hamil diluar nikah akan sangat menimbulkan masalah bagi pelaku. Terutama bagi remaja yang masih sekolah, pihak sekolah akan mengeluarkan pelaku jika ketahuan siswanya kedepatan ada yang hamil. Sedangkan bagi pelaku yang kuliah hamil diluar nikah akan menimbulkan rasa malu yang luar biasa terutama orang tua.

4. Aborsi dan Bunuh Diri
Terjadinya hamil diluar nikah akibat seks bebas akan menutup jalan pikiran pelaku, guna menutupi keburukan ataupun mencari jalan keluar agar tidak merusak nama baik dirinya dan keluarganya hal tersebut dapat berujung pada pembunuhan janin melalui aborsi bahkan bunuh diri.

5. Tercorengnya Nama Baik Keluarga
Semua orang tua akan merasa sakit hatinya jika anak yang dibangga-banggakan juga diidam-idamkan hamil diluar nikah. Nama baik keluarga akan tercoreng karna hal tersebut, dan hal tersebut akan meninggalkan luka yang mendalam dihati keluarga.

6. Tekanan Batin
Tekanan batin yang mendalam dikarenakan penyesalan. Akibat penyesalan tersebut pelaku akan sering murung dan berpikir yang tidak rasional.

7. Terjangkit Penyakit
Mudah terjangkit penyakit HIV/AIDS serta penyakit-penyakit kelamin yang mematikan, seperti penyakit herpes dan kanker mulut rahim. Jika hal tersebut terus dilakukan, penyakit tersebut dapat menularkannya pada orang lain disekitarnya dan cukup membahayakan.

Refleksi Moral Menangkal Budaya Seks Bebas
Tidak ada suatu persoalan atau masalah yang tanpa solusi. Persoalan seks bebas harus ditangani oleh orang tua, sekolah, Pemerintah, dan remaja sendiri. Diperlukan refleksi moral untuk menangkalnya. Berikut refleksi moral yang dapat dilakukan untuk menangkal budaya seks bebas:

1. Hindari lingkungan yang buruk
Lingkungan merupakan area bersosialisasi setelah keluarga. Ketika lingkungan yang digunakan untuk bersosialisasi bukanlah lingkungan yang baik, maka perilaku menyimpang dapat saja terjadi. Menjadi pekerjaan orang tualah untuk mendidik anaknya supaya dapat mengerti baik dan buruk suatu perilaku sejak dini. Namun terkadang karena kesibukan dari orang tua maka anak yang tidak mendapat pengawasan dengan baik dan akhirnya banyak dari mereka yang terjerumus pada pergaulan bebas.

Banyak dari orang tua yang berdalih jika pekerjaan mereka adalah untuk kebutuhan anak juga. Hal ini memang dibenarkan namun ketika anak merasa diabaikan maka sebagai pelampiasannya, anak akan dengan mudah bergaul dengan pergaulan yang salah. Solusi yang tepat untuk hal ini tentu dapat dilakukan dengan cara membagi waktu antara pekerjaan dan waktu untuk mengurusi serta memperhatikan anak-anak dengan baik.

2. Batasi waktu keluar rumah
Waktu untuk bersosialisasi memang penting namun harus ada aturan dan batas-batasannya. Batasan dan aturan di dalam keluarga, harus dibicarakan dengan seluruh anggota keluarga agar nyaman satu dengan yang lain. Aturan yang dibuat tersebut dapat digunakan untuk membatasi ruang lingkup anak supaya tidak terjerumus pada pergaulan yang tidak sehat.Terutama pada malam hari, sebaiknya anak tidak boleh keluar kecuali ada hal yang mendesak atau dapat pula dengan didampingi oleh orang tua. Tidak adanya batasan waktu, membuat seorang anak akan lebih bebas sehingga dampak dari pergaulan bebas pun tidak dapat dielakkan.

3. Isi waktu kosong
Ada banyak kegiatan yang dapat dilakukan untuk mengisi waktu yang kosong dengan kegiatan yang bersifat positif. Mengisi waktu kosong menghindarkan diri dari sikap bermalas-malasan atau bahkan pergi keluar untuk bergaul dengan mereka yang telah terjerumus. Untuk remaja, isilah waktu kosong dengan kegiatan – kegiatan yang mendukung keahlian ataupun kemampuan seperti ekstrakurikuler dan organisasi. Dengan begitu, waktu akan terisi oleh hal – hal yang bernilai.

4. Jangan salah bergaul
Bagi remaja yang kini sedang pubertas, mereka pasti akan memilih teman yang mengasyikan daripada yang baik. Walaupun tidak boleh membeda – bedakan teman, tapi ada baiknya apabila memilih teman yang memang baik untuk masa depan kita. Memilih teman yang dalam artian tidak menjerumuskan kita pada kondisi yang buruk. Apabila seorang remaja sudah memiliki teman yang “tidak benar” maka
secara tidak sadar remaja tersebutakan terbawa arus yang “tidak benar”

5. Memperdalam iman
Kuatnya iman dan dekatnya hubungan remaja dengan Tuhan-nya akan membawa mereka jauh dari kata dosa. Semakin banyak kita memperdalam dan memperkuat iman, maka semua ajaran yang menyimpang pun sudah pasti tidak akan dilakukan. Kuatnya iman inilah yang membawa mereka jauh dari terjerumus kata dosa.

6. Tidak mencoba-coba
Masa remaja yang dipenuhi dengan teka – teki sehingga mengakibatkan rasa ingin tahu yang besar membuat remaja ingin mencoba hal – hal baru. Memang wajar sekali remaja memiliki perasaan tersebut, tapi ada baiknya dipilah terlebih dahulu apa yang harus di coba dan tidak. Hal – hal yang harus mereka coba adalah sesuatu yang bersifat positif dan membawa mereka pada keberhasilan. Mencoba sesuatu yang bersifat negatif akan membawa mereka pada hal yang tidak diinginkan di kemudian hari.

7. Peranan Orang Tua
Orang tua dan keluarga adalah lingkungan yang terdekat dengan remaja. Pengawasan orang tua dalam perkembangan remaja haruslah intensif. Orangtua harus meluangkan waktunya bersama anak – anak mereka agar anak – anak tersebut merasa diperhatikan. Rasa diperhatikan inilah yang membuat remaja akan selalu nyaman berada dirumah. Walaupun begitu, orang tua juga harus bisa menjadi teman
bagi anak – anak mereka agar nantinya mereka akan selalu merasa lengkap berada di lingkungan keluarga.

E. Simpulan
Terjadinya seks bebas di kalangan remaja dikarenakan banyak faktor, yang paling utama adalah pesatnya perkembangan jaman. Hal tersebut membuat pergaulan menjadi bebas sehingga banyak remaja yang bergaul tanpa batasan dan etika. Dari faktor-faktor penyebab seks bebas yang terurai diatas, dapat diketahui bahwa hal – hal tersebut harus diperhatikan dan harus dihindarkan dari remaja. Mengetahui dari dampak- dampak yang dihasilkan seks bebas, ternyata itu sangat mempengaruhi masa depan remaja. Bayangkan apabila seorang remaja yang hamil akibat seks bebas itu dengan terpaksa harus putus di bangku sekolah akibat ulahnya. Bilamana seorang remaja ternyata terinfeksi oleh penyakit HIV, pastilah remaja itu harus diasingkan agar tidak menularkan penyakit. Dari dampak- dampak diatas, dikethaui bahwa ada baiknya remaja dari sedini mungkin sudah diberikan pemahaman yang benar mengenai seks bebas. Perlu ada dan diingatkan terus untuk melakukan refleksi moral agar kelak remaja tersebut mengerti mengenai seks bebas dan paham dengan risiko yang ditanggung apabila melakukannya. Remaja harus berkembang menjadi dewasa tanpa seks bebas dan narkoba.

REFERENSI
http://cintalia.com/kehidupan/tips-kehidupan/cara-menghindari-pergaulan-bebas
https://www.scribd.com/doc/141837554/Makalah-Seks-Bebas-Dikalangan-Remaja
http://www.ramuanintim.com/cara-menghindari-seks-bebas-di-kalangan-remaja-dan-orang-dewasa
http://daerah.sindonews.com/read/1129869/23/parah-akibat-seks-bebas-47-siswi-di-ponorogo-hamil-1470728031
http://daerah.sindonews.com/read/1065114/23/lakukan-seks-bebas-10-mahasiswa-di-tulungagung-tertular-hiv-aids-1448632673
http://www.kompasiana.com/rumahbelajar_persada/63-persen-remaja-di-indonesia-melakukan-seks-pra-nikah_54f91d77a33311fc078b45f4
Sarwono, Sarlito W. 2012. Psikologi Remaja. Jakarta: Rajawali Persada

Rabu, 05 September 2018

Diesnatalis PIK-Ma "BRM" Unlam yang ke 9




Salam Genre!!! πŸ‘ŒπŸ‘ŒπŸ‘Œ


Tak terasa waktu terus berjalan, dan UKM PIK-Ma "BRM" Unlam kini telah memasuki usianya yang ke 9 tahun sejak diresmikan pada tanggal 4 juli 2009 yang juga dijadikan sebagai hari lahir nya PIK-Ma "BRM" Unlam. Sehingga pada hari minggu, 2 September 2018 dalam rangka memeriahkan hari jadi PIK yang ke 9 maka diadakan lah Diesnatalis dengan tema "Bahagiaku, Bahagiamu, Bahagia kita" sebagai momentum untuk meningkatkan solidaritas sesama anggota pik.
Dalam acara ini diadakan berbagai kegiatan mulai dari acara lomba seperti 17 agustus an yaitu memasukan air dalam botol, makan kerupuk, membawa kelereng dengan sendok, dan sebagainya. Selain itu juga ada sesi sharing dimana para anggota bebas berpendapat terkait permasalahan atau keluhan yang ada di dalam organisasi pik dan yang terakhir diadakan pemotongan tumpeng sebagai suka cita atas berdiri nya PIK-Ma "BRM" Unlam yang sudah mencapai usia 9 tahun.
Acara ini selain dihadiri anggota muda dan anggota penuh juga dihadiri para DPO yang sudah sangat senior yang mana turut berperan sehingga adanya terbentuk PIK hingga sekarang yaitu ka Buchori, ada juga ka Tika, ka Tio dan dpo lain yang tidak bisa disebutkan satu persatu.
Semoga dengan adanya acara Diesnatalis UKM PIK-Ma "BRM" Unlam ini dapat menjadi momentum untuk lebih kompak, lebih solid dan mampu memajukan lagi PIK kita tercinta

Terakhir admin mau flashback kembali sejarah bedirinya UKM PIK-Ma "BRM" Unlam :

Sejarah Terbentuk
Pada tanggal 3 Mei 2009 beberapa orang mahasiswa yang berasal dari berbagai fakultas di Universitas Lambung Mangkurat berkumpul melakukan pertemuan untuk menidaklanjuti hasil pelatihan manajemen pengelola, Pendidik sebaya, dan Konselor sebaya yang diadakan BKKBN Provinsi Kalimantan Selatan sebagai awal mula berdirinya Pusat Informasi dan Konseling Kesehatan Reproduksi Mahasiswa. Hasil dari pelatihan di lingkungan nantinya para peserta dapat melakukan pembentukan PIK-KRM di lingkungan masing-masing yang nantinya akan menjalankan program yang berkenan dengan masalah-masalh remaja. Sehingga pada tanggal 10 Mei 2009 dilakukan rapat pembentukan Pengurus PIK-KRM dan Program kerja.
Hasil keputusan rapat tersebut di ajukan kepada Bapak Pembantu Rektor III bidang Kemahasiswaan Universitas Lambung Mangkurat untuk meminta persetujuan dan mendapatkan legalitas dari pihak Universitas dan akhirnya pada tanggal 29 Mei 2009 melalui Surat Keputusan Rektor Universitas Lambung Mangkurat Nomor : Kep.199/H8/KM/2009 yang langsung di tandatangani oleh Bapak Prof.Ir.H. Muhammad Rasmadi, MS (Rektor  Unlam) UKM PIK-KRM “BINA REMAJA MANDIRI” disahkan.
Pada tanggal 4 Juni 2009 bertempat di Aula Rektorat Lantai 3 UKM ini diresmikan langsung oleh Bapak Pembantu Rektor III bidang Kemahasiswaan dan didampingi oleh Kepala BKKBN Provinsi Kalimantan Selatan yang sekaligus melantik para pengurus angkatan pertama masa bakti 2009-2010
Nama
NAMA organisasi ini adalah Unit Kegiatan Mahasiswa Pusat Informasi dan Konseling Kesehatan Reproduksi Remaja (UKM PIK-KRM) “BINA REMAJA MANDIRI” Unit Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Dan saat ini menjadi PIK-Mahasiswa “BINA REMAJA MANDIRI” Unit Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin.




Minggu, 26 Agustus 2018

OPEN RECRUITMENT PIK-Ma "BRM" Unlam 2018




Salam Genre πŸ‘ŒπŸ‘ŒπŸ‘Œ !!! 


hay hay hay.... PIK-Ma "BRM" Unlam kembali open recruitment nih teman-teman sekalian, oprec ini terbuka bagi mahasiswa lama ataupun mahasiswa baru Universitas Lambung Mangkurat. 
disini kita punya banyak sekali kegiatan, mulai dari tahapan menjadi anggota muda hingga anggota penuh yang disana kita diasah dan dilatih untuk punya pengetahuan yang luas seputar remaja dan berbagai permasalahannya serta solusi yang dapat kita berikan bagi hal tersebut, kemudian dalam pembuatan acara kita dilatih untuk bagaimana dalam kerajsama tim yang solid dan kompak, bagaimana sih cara agar acara yang dibuat dapat suskes dan terlaksana. kegiatan penunjang lainnya juga seperti siaran radio bulanan anak pik yang mengasah pengetahuan anggota dan memberi informasi kepada khalayak ramai berkenaan dengan lingkup organisasi pik yaitu remaja dan berbagai permasalahannya, lalu ada keluarga unik pik atau kupi dimana kita melakukan liburan dan kumpul bersama, ada juga kegiatan bakti sosial maupun sosialisasi diantaranya ke panti asuhan, sekolah-sekolah dan masih banyak kegiatan bermanfaat lainnya, terakhir kita juga mengirim kader-kader terbaik PIK untuk ikut serta dalam Duta Generasi Berencana dimana para anggota nantinya akan diberikan pelatihan dan pembekalan terkait seleksi duta genre Kalimantan Selatan

So... ayo bergabung bersama kami dan ikut serta menjadi remaja pelopor perubahan bangsa. 

formulir juga bisa di download yaa disini https://drive.google.com/file/d/0B8tmLfNRzGWFWDQyTjRNTG9YT3M/view


untuk info lebih lanjut terkait pendaftaran silahkan liat brosur atau bisa DM ig kami yaaa....




Sabtu, 18 Agustus 2018

PERGARA TAHUN 2018





Assalamualaikum Wr. Wb.

Perkemahan Tegar Remaja hadir kembali Gusy...

Salam Genre πŸ‘Œ
Hai para generasi muda, terkhusus siswa/i SMA/sederajat se-Kalsel.

Bagaimana kabarnya? Bosan dengan suasana belajar melulu di dalam kelas n dengan teman sekelas yg itu2 saja? Kami punya solusinya, mari generasi muda kita bersama2 mengenal sekaligus berkompetisi dengan sesama siswa/i dri sekolah berbeda di Kalsel dengan mengikuti PERGARA dengan tema "Mewujudkan Remaja Berkarakter dan Berdaya Saing menuju Generasi Emas".

Wait, apa sih PERGARA itu? PERGARA (⛺PERKEMAHAN TEGAR REMAJA) merupakan acara kemah terbesar sepanjang tahun yg diselenggarakan oleh PIK-Ma "BRM" Unlam, dg tujuan mencetak generasi remaja mjd generasi berencana dlm bentuk kegiatan kompetisi sehat yg mengasah kekompakkan.

Yg bakal kalian dapat:
πŸ‘₯ Teman yg banyak dari latar belakang sekolah berbeda
🌎 Wawasan yg mendunia dan pengalam tak terlupakan
πŸ† Piala Bergilir yg Bergengsi
🎁 Hadiah menarik yg masih dirahasiakan lainnya...

Kalian akan dipertemukan dalam :
πŸ“’ Lomba debat
πŸ“‹Lomba penyuluhah
πŸ’ͺWide game

Seru banget kan yaaa... Tenang nnti juga bakalan ada 🎊lomba tambahan kok, jdi ngga bakalan nyesel pas pulang, karena banyak hadiah yg diperebutkan🎁🎁🎁.

So, ayo berpartisipasi dalam PERGARA.

πŸ’° : Rp50.000,00/sekolah
🏬 : Univeristas Lambung Mangkurat
πŸ“… Pendaftaran : 21 Agustus-23 September 2018
πŸ“† Technical Meeting : 23 Sept 2018
⌚ Pelaksanaan : 28-30 Sept 2018

πŸ”œBuruan dftrkn sekolah kalian n jdi generasi emas utk bangsa!!!

*1 sekolah maksimal 2 delegasi tim

πŸŽ† Ssttt, nanti juga bakalan ada Duta Genre Kalsel, jadi jangan sampai nyesel...

Silahkan daftarkan sekolah kalian lewat
Telpon :
πŸ“±0853-4848-5250 Muliana
πŸ“±081932114699 Yulia Hendriyanti
πŸ“±0822-8186-1636 Risky Ansari

Pendaftaran Online :  link

πŸ”ŠKuota terbatassss...


Kamis, 16 Agustus 2018




Dirgahayu Indonesia ku 
πŸ‡²πŸ‡¨πŸ‡²πŸ‡¨πŸ‡²πŸ‡¨πŸŽŠπŸŽ‰πŸŽ†

Hallo guys, selamat siang. Merdeka!!!! 

Kami seluruh keluarga PIK-Ma "BRM" Unlam mengucapkan Dirgahayu Indonesia ku yang ke 73 semoga semakin jaya. Tak terasa, tepat pada hari ini 17 Agustus 2018 bangsa Indonesia kembali memperingati momentum hari bersejarahnya bebas dari penjajahan. Di usia yang ke 73 tahun ini tentunya menjadi tantangan yang begitu besar bagi sebuah bangsa yang lumayan tua untuk terus berkembang. Berbenah disegala aspek tentu harus terus dilakukan karena memang tantangan di zaman sekarang semakin berat dan sulit. Peran pemuda sebagai generasi penerus bangsa haruslah mampu menjadi ujung tombak pembangunan. Kami segenap keluarga PIK terus mendukung pemerintah dalam pemberdaayaan sumber daya manusia yang mumpuni dan berdaya saing khususnya keterampilan Soft skill di dalam organisasi yang mana tentu mampu berguna dan menjadi bekal ketika seseorang mahasiswa memasuki dunia kerja. Namun terlepas itu semua, dalam peringatan hari kemerdekaan ini tentu harus menjadi momentum yang akan kita kenang dan hargai. Sebab jasa para pahlawan dalam perjuangan untuk merdeka harus dibayar dengan darah dan nyawa dan tugas kita sekarang hanyalah meneruskan perjuangan mereka. Bukan dengan bambu runcing, bukan dengan keris, bukan dengan senjata, bukan dengan menabuh genderang perang, tapi dengan pulpen dan buku, dengan pemikiran kedepan, dengan prestasi yang akan mampu membuat para pahlawan bangsa tersenyum melihat bangsanya terus maju. Jayalah Indonesia ku