Kamis, 16 Agustus 2018




Dirgahayu Indonesia ku 
🇲🇨🇲🇨🇲🇨🎊🎉🎆

Hallo guys, selamat siang. Merdeka!!!! 

Kami seluruh keluarga PIK-Ma "BRM" Unlam mengucapkan Dirgahayu Indonesia ku yang ke 73 semoga semakin jaya. Tak terasa, tepat pada hari ini 17 Agustus 2018 bangsa Indonesia kembali memperingati momentum hari bersejarahnya bebas dari penjajahan. Di usia yang ke 73 tahun ini tentunya menjadi tantangan yang begitu besar bagi sebuah bangsa yang lumayan tua untuk terus berkembang. Berbenah disegala aspek tentu harus terus dilakukan karena memang tantangan di zaman sekarang semakin berat dan sulit. Peran pemuda sebagai generasi penerus bangsa haruslah mampu menjadi ujung tombak pembangunan. Kami segenap keluarga PIK terus mendukung pemerintah dalam pemberdaayaan sumber daya manusia yang mumpuni dan berdaya saing khususnya keterampilan Soft skill di dalam organisasi yang mana tentu mampu berguna dan menjadi bekal ketika seseorang mahasiswa memasuki dunia kerja. Namun terlepas itu semua, dalam peringatan hari kemerdekaan ini tentu harus menjadi momentum yang akan kita kenang dan hargai. Sebab jasa para pahlawan dalam perjuangan untuk merdeka harus dibayar dengan darah dan nyawa dan tugas kita sekarang hanyalah meneruskan perjuangan mereka. Bukan dengan bambu runcing, bukan dengan keris, bukan dengan senjata, bukan dengan menabuh genderang perang, tapi dengan pulpen dan buku, dengan pemikiran kedepan, dengan prestasi yang akan mampu membuat para pahlawan bangsa tersenyum melihat bangsanya terus maju. Jayalah Indonesia ku 

Kamis, 28 Juni 2018

Assalamualikum wr.wb

Salam genre 👌👌👌

Pada hari sabtu dan minggu tanggal 26-27 Mei 2018 kemaren seluruh pik yang ada di kota Banjarmasin mengikuti kegiatan pendidik sebaya yang dituan rumahi oleh pik gasma UMB yang mana bertujuan untuk meningkatkan pemahaman para anggota pik dalam berbagai hal mengenai remaja, mulai dari kesehatan, kependudukan dan keluarga berencana. Disini kami diberikan penyuluhan sekaligus permainan yang menarik dan tentu mendidik. UMB sebagai tuan rumah sangat kami apresiasi sebab telah bekerja keras mengumpulkan pik se-kota Banjarmasin sekaligus mempererat tali persaudaraan antar pik. Pada acara tersebut dihadiri oleh berbagai pik diantaranya pikma brm unlam, pik sari mulia, pik uin dan tuan rumah pik gasma umb.
Materi yang diajarkan sendiri tentu sangat berkompeten sebab dijelaskan oleh perwakilan bkknn dan juga duta genre yang mana tentu sangat paham tentang seluk beluk mengenai remaja. Selain itu, karna acara ini dilakukan pada bulan puasa maka juga diadakan acara buka bersama untuk menambah berkah acara pendidik sebaya tersebut.
Terimakasih semua pik, terkhusus UMB yang dengan sangat baik menyambut kami dan kami kagum dengan kampus kalian yang dijuluki "kampus terapung" sebab gedung yang dikelilingi oleh danau.

Berikut beberapa momen yang sempat diabadikan










Jumat, 01 Juni 2018

Buka Puasa Bersama PIK-Ma



Salam Genre 👌👌👌

Keluarga Pusat Informasi dan Konseling Mahasiswa "Bina Remaja Mandiri" pada hari ini, Minggu, 27 Mei 2018 tengah melakukan kegiatan buka puasa bersama yang dihadiri seluruh anggota PIK-Ma "BRM" Unlam dan juga DPO. Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka mempererat tali silaturahmi antar anggota penuh anggota muda maupun DPO. Anggota muda dan anggota penuh saling bantu membantu dalam mempersiapkan berbagai makanan untuk berbuka puasa mulai dari kurma, kue basah atau wadai, dan es buah yang dibuat sendiri. selain itu pengurus juga membeli Nasi kotak di wong solo dengan uang kas sebab memang ada bagian untuk hal itu, sehingga cukup wah lah acara buka bersama pik ini heheheh. Semoga dengan kegiatan ini dapat lebih mempererat persaudaraan dan jalinan silaturahmi antar anggota 😊

Jumat, 18 Mei 2018

Karantina Mahasiswa baru ULM jalur SNMPTN tahun 2018

(Pengenalan UKM PIK-Ma "BRM" Unlam)

(Suasana karantina SNMPTN 2018)


Salam Genre 👌👌👌


Pada Hari Selasa, 8 Mei 2018 kemaren dilaksanakan karantina SNMPTN 2018 di Gedung Sultan Suriansyah, yang mana hal ini ditujukan bagi mahasiswa baru yang lolos seleksi jalur undangan di Universitas Lambung Mangkurat. Dengan acara ini, diharapkan para mahasiswa baru mampu mengenal bagaimana lingkungan dan kehidupan kampus di ULM. Selain itu pihak ULM mengatakan, karantina ini dilakukan agar dapat mencegah keikutsertaan kembali mahasiswa yang telah lolos jalur undangan untuk mengikuti jalur SBMPTN lagi.


Dalam karantina ini, mahasiswa dikenalkan tentang lingkungan kampus. mulai Rektor dan jajarannya, fakultas-fakultasnya, serta Unit kerja mahasiswa di lingkup Universitas. Dalam hal ini kami sebagai UKM Universitas juga turut hadir memeriahkan acara tersebut. Dalam kegiatan itu PIK-Ma "BRM" Unlam tampil di urutan ketiga, dan mempromosikan kegiatan-kegiatan yang organisasi kami lakukan. Diawali dengan pengenalan apa itu PIK, jargon khusus PIK yaitu Salam Genre, tanya jawab dengan maba yang pernah ikut PIK di SMA nya sekaligus pemberian hadiah, penayangan video kegiatan-kegiatan PIK-Ma "BRM" Unlam serta pembagian brosur PIK.

Kemeriahan dan semangat terpancar dari mahasiswa baru, berbagai UKM yang mempromosikan kegiatannya begitu menarik bagi mereka. Khususnya PIK-Ma "BRM" Unlam sendiri, ketika pembagian brosur banyak sekali yang meminta brosur dan berniat untuk ikut PIK nantinya. Selain itu, yang lebih membuat mereka tertarik ikut PIK adalah adanya bekal untuk ikut Duta Genre yang mana ini sudah sangat populer sekali dan juga ditambah dengan siaran radio bulanan PIK.

Harapan kami, sebagai generasi penerus bangsa, sudah sepatutnya memiliki bekal yang mumpuni tentang bagaimana menjadi remaja yang berkualitas dan sehat serta menjadi idola bagi teman sebayanya. Dan disinilah wadah yang memberikan informasi tersebut. Jadi, adik-adikku marillah bergabung bersama PIK-Ma "BRM" Unlam. Kami tunggu ya

Salam Genre 👌👌👌

Rabu, 02 Mei 2018

Selamat Hari Pendidikan Nasional


“Ing Ngarsa Sung Tuladha, Ing Madya Mangun Karsa, Tut Wuri Handayani.” Di depan memberi contoh, di tengah memberi semangat, dan di belakang memberi daya kekuatan.
Itulah semboyan seorang pahlawan pendidikan Ki Hajar Dewantara.

Sebuah gagasan yang timbul dari pemikiran tajam dan sarat pengalaman seorang Raden Mas Soewardi Soerjaningrat, atau yang lebih dikenal dengan nama Ki Hadjar Dewantara, saat mendirikan Peguruan Taman Siswa di tahun 1922. Sejarah mencatatkan bahwa Perguruan Taman Siswa menjadi salah satu elemen penting pergerakan kemerdekaan Indonesia, khususnya melalui dunia pendidikan. Gagasan tersebut kemudian dikenal secara luas dan menjadi semboyan yang memberikan arti penting bagi pengajar dalam dunia pendidikan di tanah air.

Hari lahirnya yang jatuh pada tanggal 2 Mei dijadikan Hari Pendidikan Nasional. Hal ini tentu saja bukan tanpa alasan, bila Negara kita menjadikan hari kelahiran Bapak Pendidikan ini sebagai hari besar nasional. Sepak terjang beliau dalam memperjuangkan kemerderdekaan Indonesia melalui jalur pendidikan patut kita hargai dan kita teladani.

Lewat hari pendidikan ini, semoga generasi muda khususnya selalu giat belajar dan memajukan pendidikan di Negeri ini. Sebab generasi muda adalah ujung tombak dan penerus bangsa ini kedepannya. Sosok Ki Hajar Dewantara harus kita jadikan panutan bersama yang mana telah memajukan pendidikan Indonesia ke arah yang lebih baik.

Pusat Informasi dan Konseling Mahasiswa "Bina Remaja Mandiri" Universitas Lambung Mangkurat mengadakan sosialisasi dan Bakti Sosial ke Panti Asuhan dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Sedunia

Hari Kesehatan Dunia dirayakan setiap tahun pada tanggal 7 April dan didukung oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Pada tahun 1948, Organisasi Kesehatan Dunia mengadakan Majelis Kesehatan Dunia Pertama. Majelis ini memutuskan merayakan Hari Kesehatan Dunia pada tanggal 7 April setiap tahunnya mulai 1950. Hari Kesehatan Dunia diselenggarakan untuk memperingati pendirian WHO dan dipandang sebagai kesempatan menarik perhatian dunia untuk menyadari masalah-masalah besar kesehatan global setiap tahunnya.Hari Kesehatan Dunia diakui oleh berbagai pemerintah dan organisasi non-pemerintah dengan kepentingan dalam masalah kesehatan masyarakat, yang juga mengatur kegiatan dan menyoroti dukungan mereka dalam laporan media.

Berkaitan dengan hal tersebutlah, kami organisasi yang bergerak dibidang kesehatan khususnya terkait kesehatan reproduksi remaja merasa sangat tergerak untuk bekerja nyata mewujudkan remaja yang sehat dan terhindar dari yang namanya resiko triad KRR yang mana hal inilah yang menjadi masalah utama yang terjadi dikalangan remaja sekarang ini.

Dalam rangka memperingati hari kesehatan sedunia, pada hari sabtu, 22 April 2018, PIK-Ma "BRM" Unlam mengadakan donasi serta sosialisasi tentang pentingnya menjaga kesehatan reproduksi remaja kepada anak-anak panti asuhan sultan suriansyah (intan sari) yang mana diharapkan lewat acara ini anak remaja sadar akan hak hidup mereka dan hak kesehatan organ reproduksinya sebab organ reproduksi yang sehat tentu berperan penting dalam tumbuh kembang seorang anak hingga dia dewasa dan membina rumah tangga.

Untuk pemberian donasi sendiri PIK-Ma "BRM" Unlam mengucapkan banyak terimakasih kepada berbagai pihak diantaranya teman-teman yang sudah menyisihkan sebagian uang maupun barangnya untuk anak-anak panti asuhan Sultan Suriansyah yang tentu sedikit banyak mampu membantu mereka, tak lupa juga kami mengucapkan terima kasih kepada @alhikmah_hijab (instagram) selaku yang mendukung acara ini, serta berbagai pihak lainnya sehingga dapat terselenggaranya acara ini dengan lancar. Donasi sendiri berupa dana, berbagai alat kebersihan, pakaian layak pakai, serta buku bacaan.




Senin, 09 April 2018

Generasi muda dalam pembangunan Indonesia


Era globalisasi dan tantangan masa depan menuntut generasi muda Indonesia untuk lebih produktif memanfaatkan waktunya. Hal ini dapat mengekspresikan rasa nasionalisme generasi muda dalam mewujudkan kemajuan bangsa. Peran generasi muda dapat diciptakan dengan beberapa kekuatan visi, yaitu pendidikan, inovasi sosial dan ekonomi, teknologi, bahasa asing, dan talenta yang dimiliki.
Sebagai generasi muda, mengenyam pendidikan merupakan visi yang paling penting. Hal ini mungkin terasa klasik, tetapi tetap menjadi investasi yang berpengaruh dalam peningkatkan kualitas sumber daya manusia. Sebagai negara berkembang, Indonesia tentu saja masih memerlukan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (Human Development Index) secara signifikan. Berdasarkan penilaian dari United Nation Development Program (UNDP) pada tahun 2011, Indonesia masih berada di ranking 124 dari 187 negara. Hal ini menunjukkan bahwa pendidikan masih sangat diperlukan dalam hal integritas sumber daya manusia, khususnya untuk membentuk generasi muda yang intelektual, kreatif, berbudaya, berdaya saing, dan berkarakter. Selain itu, pemberdayaan generasi melalui pendidikan juga sejalan dengan salah satu tujuan negara Indonesia, yaitu untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Tidak hanya itu, Indonesia juga merupakan bagian dari negara anggota PBB yang berkomitmen dalam pencetusan program “Education for All”. Hal ini juga berkaitan dengan target Millenium Development Goals tentang pendidikan dasar yang universal di tahun 2015. Untuk mewujudkan hal tersebut, pendidikan dapat diperoleh melalui tingkat formal dan informal. Selain mengenyam pendidikan, generasi muda juga dapat berkontribusi dalam memberdayakan anak-anak yang kurang mampu melalui kegiatan mengajar dengan sukarela, mendirikan perpustakaan, mobil baca, dan lain-lain yang secara otomatis berperan penting dalam mewariskan estafet pendidikan bangsa.
Visi penting selanjutnya adalah menciptakan inovasi sosial dan ekonomi. Generasi muda sebagai agen perubahan (agent of change) sudah seharusnya mengekspresikan potensi kepemimpinan diri yang dapat dimulai dari lingkungan atau minat masing-masing. Hal ini dapat dilakukan melalui kegiatan sukarela seperti pada poin pendidikan sebelumnya, mengikuti lokakarya (workshop), membangun komunitas, melakukan promosi kesehatan, mencari peluang kewirausahaan, dan mengikuti internship.
Visi penting yang ketiga adalah dalam hal teknologi. Dengan memanfaatkan kemajuan teknologi saat ini, generasi muda memperoleh berbagai kemudahan dalam meningkatkan kualitas diri untuk menghadapi tantangan masa depan. Misalnya, memperluas wawasan, memperluas pergaulan melalui sosial media, dan memanfaatkan sosial media sebagai media pergerakan sosial untuk mengundang, menginspirasi dan saling bertukar informasi, serta berbagai keuntungan lainnya dari kemewahan dunia teknologi saat ini.
Visi penting lainnya yang harus dimiliki generasi muda Indonesia adalah melengkapi diri dengan bahasa asing. Seperti yang kita ketahui, bahasa asing merupakan media yang paling efektif dalam proses komunikasi atau interaksi dengan orang-orang dari segala penjuru dunia. Secara otomatis, generasi muda harus melengkapi diri dengan bahasa asing yang sangat bermanfaat dalam segala aspek kehidupan. Misalnya, untuk mendapatkan informasi yang up-to-date yang kebanyakan dalam bahasa Inggris sebagai bahasa internasional dan bahasa pertama yang digunakan internet, mengoperasikan perangkat teknologi, terlibat dalam pergaulan internasional, serta hal lainnya yang bisa didapatkan dengan menguasai bahasa asing.
Visi penting yang terakhir adalah talenta itu sendiri. Pemanfaatan talenta dengan tepat dapat menjadi kekuatan bagi generasi muda dalam berkarya dan menghadapi tantangan masa depan dimana diperlukan momen-momen yang dapat mengasah hal tersebut. Seperti yang dipaparkan oleh John C. Maxwell dalam bukunya Talent is Never Enough bahwa orang yang memiliki talenta tanpa berfokus pada bidangnya tersebut maka tidak akan dapat meningkatkan prestasi; dan memiliki talenta tanpa berlatih maka tidak akan mencapai kesempurnaan dalam karyanya. Sehingga, generasi muda Indonesia harus meyakini dan mewujudkan visi dalam talenta unik masing-masing yang menjadi kelebihan tersendiri pada dirinya. Talenta ini dapat diekspresikan dengan berbagai persiapan diri yang baik, latihan yang teratur, keberanian dalam melakukan sesuatu yang baru, perhitungan resiko yang cermat, karakter yang tangguh, dan pengembangan diri yang terus-menerus, serta tidak mudah menyerah.
Pada akhirnya, kekuatan visi dalam pendidikan, inovasi sosial dan ekonomi, teknologi, bahasa asing, dan talenta tersebut dapat memberikan akselerasi kemajuan bangsa, khususnya untuk generasi muda Indonesia dalam menghadapi tantangan masa depan. Sehingga, generasi muda sudah seharusnya mewujudkan visi-visi tersebut segiat-giatnya untuk meningkatkan keunggulan diri agar menjadi generasi yang intelektual, kreatif, berbudaya, berdaya saing, dan berkarakter. Dengan hal tersebut, Indonesia tidak hanya mendapatkan akselerasi kemajuan bangsa, tetapi juga akselerasi ekonomi yang dinamis dengan memiliki generasi muda yang dapat menyesuaikan diri dengan era globalisasi dan mempersiapkan diri dengan tantangan masa depan.